Pembuktian Walcott untuk Arsenal & Inggris

Andalan Arsenal, Theo Walcott mengatakan bahwa waktunya menunjukkan kualitas terbaiknya kepada dunia nyaris habis. Hal tersebut lantaran pemain Timnas Inggris itu kerap dihantui cedera.
Meski demikian, sederet prestasi telah ditorehkan pemain berusia 26 tahun itu. Salah satunya adalah menjadi bagian dari Tiga Singa di helatan akbar Piala Dunia 2006 di Jerman. Usia Walcott saat itu masih tergolong muda, yakni 17 tahun.
Sayang, 10 tahun berselang, Walcott justru kesulitan membuktikan talenta emasnya. Terlebih belakangan ini, cedera seolah menjadi teman dekatnya.
Meski begitu, saat kembali ke lapangan hijau Walcott seolah ingin menunjukkan bahwa ia belum habis. Di laga kontra West Bromwich Albion misalnya, Walcott mencetak hattrick untuk kemenangan Arsenal (4-1).
Di laga final FA Cup kontra Aston Villa, pemain jebolan akademi Southampton itu juga turut menyumbang gol, yakni pada menit 40. Meriam London sendiri kembali menjuarai FA Cup musim ini usai mengalahkan The Villans dengan skor 4-0.
“Apabila saya ingin dikenal sebagai pemain hebat, maka saya harus tampil baik dan konsisten untuk Timnas Inggris dan Arsenal. Ini adalah suatu proses untuk sampai ke sana. Saya berada di usia di mana saya harus bekerja keras, tanpa keraguan,” tutur Walcott.
“Saat ini saya belum berada pada bentuk yang konsisten. Saya tahu dalam diri saya. Apa yang membuat seorang pemain menjadi hebat? Well, berpikiran positif selalu penting dan hal itu mempengaruhi permainan,” sambungnya.
“Ketika sudah diberi kesempatan musim ini, maka saya sudah berhasil membuktikan diri dan membuat sebuah langkah besar. Seorang pemain hebat dapat mengubah permainan di laga-laga krusial. Saya harus tampil lebih hebat,” tuntasnya.
Share on Google Plus

About admin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment

Blog "DOFOLLOW" Gan
Jangan di SPAM y Gan :)