Juventus mengaku menemukan resep jitu untuk menghempang laju Bacelona pada final Piala Champions di Berlin, Minggu (7/6) WIB.
Allenatore (pelatih) Juventus Massimiliano Allegri mengakui Barcelona adalah tim tanguh dan tidak mudah untuk dikalahkan.
Tapi hal itu bukan berarti Tim Catalan tidak bisa dikalahkan.”Siapa pun bisa mengalahkanBarcelona, termasuk Juventus,” ujarnya..
Dan untuk mengalahkan Barcelona, kata Allegri, Juve harus bermain cerdas.
”Melawan Barca harus dengan cara bermain cerdas, yakni tetap tenang dan tanpa cemas,” tambah Allegri soal respi timnya nanti.
Allegri menekankan tak perlu khawatir dan cemas menghadapi Barca meski sang lawan sangat diunggulkan. Pelatih 47 tahun itu percaya timnya bisa memberikan sengatan-sengatan terhadap anak asuh Luis Enrique.
“MSN”
Allegri juga menyebutkan, Juventus percaya diri meredam trio penyerang maut Barcelona, Messi, Suarez dan Neymar (‘MSN’).
Trisula maut “MSN” sudah menghasilkan 120 gol di musim ini. Ketiga pemain itulah yang menginspirasi Barcelona meraih dua gelar domestik; La Liga dan Copa del Rey sekaligus diandalkan timnya dalam perburuan treble.
Namun Juve mengaku lini pertahannnya siap menangkal tekanan “MSN”’.
Sepanjang Liga Champions musim ini, Bianconeri baru kebobolan tujuh gol saja. Catatan ini yang paling bagus di antara keempat semifinalis; Barca (10 gol), Bayern Munich (13 gol), dan Real Madrid (9 gol).
“Kami jelas tidak akan berangkat ke Berlin dengan pikiran bahwa kami inferior dari Barcelona,” cetus penyerang Juventus Alvaro Morata yang dikutip Uefa.com. “Kami bahkan tidak akan maju ke final jika punya pikiran bahwa kami tidak punya peluang menang.”
Soal Messi, Allegri mengindikasikan tidak akan menugaskan satu pemain khusus untuk menjaga penyerang asal Argentina itu. Dia yakin untuk bisa meredam bintang Blaugrana itu butuh upaya kolektif.
“Me-marking Lionel Messi saat dia bergerak itu tugas yang hampir mustahil. Kami harus bermain cerdas dalam bermain di sekitarnya,” katanya di situs resmi UEFA.
Baik Juve dan Barca sama-sama sudah mengoleksi dua gelar domestik. Pemenang di laga final nanti bakal memastikan diri menutup musim 2014/2015 dengan treble.
Xavi Hernandez
Secara terpisah pemain Barcelona Xavi Hernandez menegaskan, ia ingin menutup babak kariernya di Barca dengan gelar juara Liga Champions.
Musim ini menjadi musim terakhir Xavi bersama Barca. Gelandang berusia 35 tahun itu sudah memutuskan akan berlabuh di Qatar dengan klub Al-Sadd di musim depan.
Setelah mengantar Barca meraih gelar juara La Liga dan Copa del Rey, Xavi masih punya peluang untuk memenangi satu titel lagi. Barca akan menghadapi Juventus di final Liga Champions.
Final Liga Champions menjadi pertandingan terakhir impian Xavi. Kini dia ingin menyempurnakannya dengan gelar juara. “Bagi saya ini adalah akhir spektakuler untuk karier saya di Barca, tapi saya ingin mengakhirinya dengan kemenangan,” ucap Xavi.
“Menit berapapun yang saya mainkan di hari Sabtu akan luar biasa. Ini adalah final Liga Champions, ini adalah akhir impian dari sebuah karier”.
Sumber : Portalnya Para Penggila Bola


0 komentar:
Post a Comment
Blog "DOFOLLOW" Gan
Jangan di SPAM y Gan :)