Louis Van Gaal Sosok yang Buruk
Kenangan buruk yang dialami Franck Ribéry dengan mantan pelatihnya, Louis van Gaal tampaknya akan selalu terngiang. Keduanya sempat bekerja sama di bawah bendera Bayern Munich selama kurun waktu semusim (2009-2010).
Ketika itu, hubungan antara Ribéry dengan Van Gaal tak berjalan mulus. Menurutnya, si Tulip Besi memiliki kepribadian yang buruk. Meski ia tak memungkiri bila pelatih yang kini menukangi Manchester United itu adalah salah satu pelatih terbaik di dunia.
“Kami memiliki masalah personal. Ketika Van Gaal mulai melatih, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. Idenya adalah bahwa ia tidak peduli dengan nama besar sama sekali, Anda tidak perlu pemain bintang, semua orang harus membuktikan dirinya lagi,” kenang RibĂ©ry, seperti diberitakan Goal, Selasa (7/4/2015).
“Kontak pertama dengannya berjalan buruk. Sebagai seorang profesional, Anda kehilangan kepercayaan kepadanya. Dia melakukan hal-hal besar di lapangan, tetapi pelatih Van Gaal merupakan pribadi yang buruk dan hubungan kami hancur,” sambungnya.
Keretakan hubungan ini membuat sebagian orang terdekat mantan bintang Timnas Prancis menyarankannya untuk meninggalkan Signal Iduna Park. Terlebih saat itu, Ribéry sempat ditaksir raksasa La Liga, Real Madrid.
Akan tetapi, Presiden Die Roten saat itu, Uli Hoenes dan Ketua Umum, Karl-Heinz Rummenigge menyakinkannya untuk tetap bertahan. Menurut kedua legenda Timnas Jerman itu, RibĂ©ry merupakan pemain penting untuk Bavaria. “Itu adalah beban yang berat. Banyak klub mencoba membujuk saya untuk pindah, seperti Real Madrid, Barcelona, Juventus, Chelsea, dan Manchester City. Anda pasti akan mulai berpikir. Dan saya mempertimbangkan, ke mana musim depan seharusnya saya berada,” tuntasnya


0 komentar:
Post a Comment
Blog "DOFOLLOW" Gan
Jangan di SPAM y Gan :)